Kultum Singkat Tentang Sedekah

Kultum Singkat Tentang Sedekah

Kultum Singkat Tentang Sedekah

Hadis Riwayat – Assalamu’alaikum teman-teman sekalian, kali ini kami akan membagikan suatu kultum yang berjudul kultum singkat tentang sedekah yang bisa teman-teman bagikan atau sampaikan di depan suatu acara atau kegiatan yang didalamnya ada pembawaan kultumnya. Langsung saja simak kultum yang kami bagikan ini,

Kultum Singkat Tentang Sedekah
Kultum Singkat Tentang Sedekah

Kultum Singkat Tentang Sedekah

Assalamu’alaikum warahmatullah Wabarakatuh

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Segala puji hanya milik Allah Ta’ala, dimana Dialah yang telah memberikan segala rahmat dan kenikmatan kepada hambanya sehingga segala urusan aktifitas kita didunia ini masih diberikan kemudahan. Tidak hanya itu, Allah pun berjanji akan meninggikan derajat hambanya terutama bagi hambanya yang selalu melangkah untuk menggapai keridhaan Allah. Ini terbukti bahwa diantara jutaan manusia di dunia ini, kalianlah yang masih melangkahkan kaki kalian kesini untuk mencari keridhaan Allah baik dalam hal ibadah maupun mencari ilmu dan ataupun baik dalam hal dunia maupun akhirat. Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang ini.

Shalawat dan salam senantiasa kita sanjungkan kepada Nabi Agung kita, Muhammad Shallallahu ‘alaihiwassalam, dimana syafa’at pertolongan Beliau lah yang kita nantikan di akhir zaman kehidupan dunia ini pada hari perhitungan (Yaumul hisab). Semoga kita termasuk dalam golongan yang mendapat syafaat Beliau. Amin.

Pada kesempatan yang mulia ini saya ingin memberikan suatu kultum yang berjudul kultum singkat tentang sedekah. Makna sedekah sendiri sebenarnya mempunyai arti yang mendalam bila kita kaji lebih mendalam. Oleh karena itu semoga dengan kultum yang saya bagikan pada teman-teman dapat membuat teman-teman lebih tau dan mau untuk mengamalkannya secara ikhlas dalam kehidupan ini.

Sedekah sendiri bisa diartikan sebagai amalan yang mempunyai sifat sosial dalam pengerjaannya (al-muta’ddiyah) yang artinya manfaat tidak hanya dirasakan oleh orang yang melakukannya, tetapi terdapat manfaat yang dirasakan oleh banyak orang lain. Perlu digaris bawahi bahwa sedekah tidak hanya dalam sudut pandang materi atau finansial yang diberikan kepada orang lain seperti yang sering kita pahami, tetapi sedekah bisa dilakukan dengan cara memberikan suatu bantuan kepada orang lain yang bersifat non materi seperti membantu orang lain, menyingkirkan duri di jalan, berbicara dengan bahasa yang santun dan sopan, dan lain-lain. Pemahaman ini merujuk kepada hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah berikut.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم – كل سُلامى من الناس صدقة , كل يوم تطلع فيه الشمس تعدل بين اثنين صدقة , وتعين الرجل في دابته فتحمله عليها أ, ترفع عليها متاعه صدقة , والكلمة الطيبة صدقة , وبكل خطوة تمشيها إلى الصلاة صدقة , وتميط الأذى عن الطريق صدقة ” رواه البخاري ومسلم

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anggota badan manusia diwajibkan bersedekah setiap harinya selama matahari masih terbit; kamu mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah; kamu menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang bawaannya ke atas kendaraannya adalah sedekah; setiap langkah kakimu menuju tempat sholat juga dihitung sedekah; dan menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah.” HR Bukhari dan Muslim.

Imam Nawawi juga menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan sedekah di sini adalah sedekah yang dianjurkan, bukan sedekah wajib. Ibnu Bathal dalam Syarah Shahih al-Bukhari menambahkan bahwa manusia dianjurkan untuk senantiasa menggunakan anggota tubuhnya untuk kebaikan. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah Subhahanu wa Ta’ala.

Penulis kitab ‘Umdatul Qari Badruddin al-Ayni juga pernah berpendapat bahwa segala amal kebaikan yang dilakukan atas dasar keikhlasan, ganjaran pahalanya sama dengan pahala sedekah. Sebab itu, seluruh bagian dari anggota tubuh kita yang digunakan untuk kebaikan, dinilai oleh Allah SWT sebagai sedekah berdasarkan hadis yang disebutkan di atas.

Bahkan dalam kitab Adab al-Mufrad, al-Bukhari meriwayatkan, apabila seorang tidak mampu untuk melakukan perbuatan yang disebutkan di atas, minimal ia menahan dirinya untuk tidak menganggu orang lain. Karena secara tidak langsung, ia sudah memberi (sedekah) kenyamanan dan menjaga kesalamatan orang banyak.

Selama kita mampu melakukan banyak hal, peluang untuk bersedekah masih terbuka luas. Sedekah tidak hanya berupa uang, tetapi juga memanfaatkan anggota tubuh kita untuk orang banyak.

Para ulama mengatakan, amalan-amalan yang disebutkan dalam hadis di atas hanya sekedar contoh, bukan membatasi. Penafsiran hadis ini masih bisa diperluas cakupannya.

Singkatnya, segala bentuk amalan yang dilakukan anggota tubuh kita, akan dinilai sebagai sedekah oleh Allah SWT bila dilakukan dengan penuh keikhlasan termasuk sembahyang Dhuha. Wallahu a’lam.

Demikianlah Kultum Singkat Tentang Sedekah yang bisa kami sampaikan pada teman-teman semua. Semoga dengan mendengarkan/membaca kultum ini bisa mengantarkan kita satu langkah menuju keridhaan Allah Ta’ala.

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh . . .

 

Kultum Singkat Tentang Sholat 5 Waktu

Kultum Singkat Tentang Sholat 5 Waktu

Hadis Riwayat – Hari ini kami akan membagikan sebuah kultum yang bisa teman-teman bawakan saat ada suatu acara yang mengharuskan untuk dibawakan kultum. Nah untuk tema yang akan kami bagikan pada tulisan ini adalah Kultum Singkat Tentang Sholat 5 Waktu, langsung saja ke isi tulisan ini.

Kultum Singkat Tentang Sholat 5 Waktu

Kultum Singkat Tentang Sholat 5 Waktu

Assalamu’alaikum warahmatullah Wabarakatuh

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Segala puji hanya milik Allah Ta’ala, dimana Dialah yang telah memberikan segala rahmat dan kenikmatan kepada hambanya sehingga segala urusan aktifitas kita didunia ini masih diberikan kemudahan. Tidak hanya itu, Allah pun berjanji akan meninggikan derajat hambanya terutama bagi hambanya yang selalu melangkah untuk menggapai keridhaan Allah. Ini terbukti bahwa diantara jutaan manusia di dunia ini, kalianlah yang masih melangkahkan kaki kalian kesini untuk mencari keridhaan Allah baik dalam hal ibadah maupun mencari ilmu dan ataupun baik dalam hal dunia maupun akhirat. Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang ini.

Shalawat dan salam senantiasa kita sanjungkan kepada Nabi Agung kita, Muhammad Shallallahu ‘alaihiwassalam, dimana syafaat pertolongan Beliau lah yang kita nantikan di akhir zaman kehidupan dunia ini pada hari perhitungan (Yaumul hisab). Semoga kita termasuk dalam golongan yang mendapat syafaat Beliau. Amin.

Materi kultum yang ingin saya sampaikan pada teman-teman kali ini adalah kultum singkat tentang sholat 5 waktu. Umat islam sendiri dalam kehidupan kesehariannya diwajibkan untuk melaksanakan sholat 5 waktu. Dalam islam sendiri sholat mempunyai banyak fadilah (janji Allah Ta’ala bagi hamba yang melaksanakannya) dimana janji-janji itu benar adanya dan terdapat pada firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۖ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ

Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. Q.s Al-Fatir ayat 5

Lalu apa janji Allah terhadap orang yang menunaikan amalan shalat 5 waktu?, Allah Ta’ala berjanji pada hambanya bahwa surgalah balasan yang akan didapatkan pada hamba yang menunaikan sholat ini. Hal ini terdapat pada hadis Qudsi bahwa,

Telah bersabda Rasulalla, menyampaikan firman Allah Swt Telah berfirman: ‘Bahawasanya Aku Allah Ta’ala mewajibkan atas umat engkau (Muhammad untuk menunaikan sholat fardhu 5 waktu dan Janjiku (Allah Ta’ala) disisiKu ‘Bahwasanya barangsiapa menjaga dia atas sholat (yang lima itu) pada waktunya, maka akan Aku (Allah Ta’ala) masukkan dia ke dalam syurga, dan barangsiapa tidak menjaga (lima sholat itu) maka tidak ada janji Aku (Allah Ta’ala) bagi mereka di sisiKu. [Hadith Ibnu Majah][Hadith Qudsi]

Manfaat Menunaikan Sholat Fardhu

Adapun selain janji Allah diatas, sholat juga mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari kita sebagai umat yang bertaqwa. Diantara manfaat yang akan kami paparkan pada tulisan kali ini antara lain

1. Suatu upaya ikhtiyar kita untuk selalu mengingat Allah SWT
Sebagai seorang hamba tentu kita diwajibkan untuk mengingat bahwa kita adalah hamba yang harus selalu mengingat karunia-Nya. Tetapi hal ini bukanlah tugas yang mudah bagi seorang hamba, mengingat syetan selalu mencoba untuk membuat kita jauh dari Allah Ta’ala dengan godaan dunia yang menyesatkan. Dari sinilah peranan sholat dalam upaya benteng pertahanan imam kita dalam goadaan syetan karena sholat merupakan interaksi antara hamba dengan Sang Pencipta.

Firman Allah Ta’ala,

الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ – وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,[45] (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. [46] Al-Baqarah 45:46

2. Menunjukan rasa taat secara mutlak pada Allah
Seperti suatu pekerjaan dimana ketika kita diperintah atau diberi tugas pada piminan maka kita harus mematuhi dan melaksanakannya. Demikian pula dengan Sholat, ketika seorang dipanggil oleh sang pencipta (Allah Ta’ala) maka kita harus melaksanakannya. Termasuk juga sholat, ketik adzan telah dikumandangkan maka manusia yang berimam langsung menghentikan segala aktifitas dunianya dan melangkahkan kakinya menuju masjid untuk menunaikan shalat.

3. Meningkatkan kesadaran akan kehidupan di dunia
Ketika hamba menyatakan dirinya beriman maka seorang hamba akan terikat oleh suatu kontrak (perintah Allah mengenai kebaikan dan larangan terhadap segala sesuatu yang berdosa) termasuk dalam mengerjakan sholat wajib 5 waktu yang tidak boleh untuk ditinggalkan. Bagi seorang muslim sejati tentu akan menyadari di dalam hatinya bahwa sholat merupakan hal yang akan diminta pertanggungjawaban pada hari kiamat kelak.

4. Meningkatkan pengetahuan kita
Ketika kita sedang mengerjakan sholat tentu saja kita akan membaca suatu hafalan surat atau ayat dalam rakaat. Apalagi jika kita memahami arti dari bacaan ayat dibacakan maka akan memberikan suatu ilmu pengetahuan terkait ayat tersebut. Dalam ayat Al-Qur’an juga merupakan bentuk petunjuk bagi hamba yang ingin mengetahui segala hukum dan perintahnya.

5. Menghasilkan kekompakan sosial umat islam
Dalam sholat berjamaah tentu akan terbentuk suatu kesatuan dan kekompakan yang nyata diantara umat islam. Bagaimana tidak?, setiap hari umat islam akan berkumpul duduk bersama, sholat bersama dan berdzikir bersama. Tentu hal ini akan menciptakan suasana saling sapa (sosialisasi) yang akan mengakibatkan terbentuk kekompakan yang kokoh.

Demikianlah Kultum Singkat Tentang Sholat 5 Waktu yang bisa kami sampaikan pada kalian semua. Semoga dengan mendengarkan/membaca kultum ini bisa mengantarkan kita satu langkah menuju keridhaan Allah Ta’ala.

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh . . .