Keistimewaan Kedudukan Wanita dalam Islam

Hadis Riwayat – Wanita mempunyai kedudukan yang istimewa dalam islam, secara jelas islam menetapkan kedudukan wanita dalam islam dengan baik dan istimewa, namun terlepas dari itu banyak sekali stigma atau pandangan orang barat yang mengatakan bahwa islam menetapkan kedudukan wanita tidaklah adil, mereka mengatakan bahwa islam tidaklah adil, membatasi pergerakan dan aktifitas wanita, me no duakan kedudukan wanita setelah laki-laki, membatasi aktifitas mereka dan lai-lainnya. Anggapan tersebut tentunya sangatlah tidak benar, justru islam sangatlah mengistimewakan dan memuliakan kedudukan wanita, menjaganya serta menghormati wanita, islam pula telah menjelaskan kesetaraan antara laki-laki dengan perempuan dalam beramal sholeh.

Baca: Mengapa Wanita Muslim Harus Memakai Hijab?

Pandangan orang barat yang mengganggap bahwa islam tidak adil terhadap kedudukan perempuan mungkin bisa saja mereka belum mengetahui secara benar bagaimana islam memuliakan kedudukan wanita, orang barat tersebut terlalu awam terhadap islam bisa saja mereka hanya mendengar tentang isu-isu islam tanpa tahu kebenaran yang sesungguhnya. Berikut penjelasan megenai kedudukan wanita dalam islam.

Kedudukan Wanita Dalam Islam

Kedudukan Wanita dalam Islam

Sebelum cahaya islam datang, seluruh umat manusia memandang rendah dan hina terhadap kaum wanita, orang-orang Romawi bahkan membolehkan seorang suami membolehkan menjual istri dan anak perempuannya, orang-orang Yunani menganggap wanita hanyalah kesenangan semata, orang-orang Arab membolehkan seorang anak mewarisi istri ayahnya. Kaum wanita dahulu tidak berhak mendapatkan suatu harta warisan, bahkan di Arab ketika seorang wanita melahirkan bayi perempuan mereka akan mengubur hidup-hidup bayi perempuan tersebut, hanya karena alasan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan!.

Cahaya islam pun datang dengan membawa risalah-risalah yang di bawa nabi Muhammad saw dan menerangi masa-masa kegelapan tersebut serta menjamin hak-hak  manusia tanpa memandang jenis kelamin

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاءَ كَرْهًا وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

“Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS. An Nisa [4]: 19)

Dr. Abdul Qadir Syaibah berkata, “Begitulah kemudian dalam undang-undang Islam, wanita dihormati, tidak boleh diwariskan, tidak halal ditahan dengan paksa, kaum laki-laki diperintah untuk berbuat baik kepada mereka, para suami dituntut untuk memperlakukan mereka dengan makruf serta sabar dengan akhlak mereka.” (Huqûq al Mar`ah fi al Islâm: 10-11).

Islam sangat memuliakan kedudukan wanita , wanita sangatlah mulia kedudukannya oleh karena itu islam menerapkan aturan-aturan bagi kaum wanita yang tujuannya menjaga kaum wanita dari bahaya aturan-aturan tersebut bukan untuk membatasi aktifitas seorang wanita melainkan untuk menjaga wanita dari bahaya. Contohnya saja wanita muslim hendaknya berjilbab dan menutupi auratnya, aturan tersebut bukan untuk membatasi gerak-gerik atau aktifitas seorang wanita justru aturan tersebut untuk menjaga wanita tersebut.

Baca: Pengantin Bidadari Akhirat

Wanita juga dipandang sebagai madrasah pertama untuk anak-anaknya kelak, ya seorang wanita yang sudah menikah dan memiliki anak tentunya dia akan menjadi madrasah pertama untuk anaknya , maka dari itu wanita juga harus mendapatkan pendidikan baik dalam agama, pengetahuan dan keterampilan, agar ia kelak dapat membesarkan anaknya menjadi anak yang sholeh serta bertanggung jawab.

Hak dan Kedudukan Wanita Dalam islam

Islam telah menerapkan hak wanita sebagaimana hak laki-laki, islam telah menjamin hak, kedudukan, kehormatan, harta, jiwanya, dan perilakunya, semua itu sudah di lindungi oleh syariat islam

Dalam suatu ayat di Al-Quran menerangkan bahwa hak dalam beribadah dan mendapatkan pahala antara laki-laki dan perempuan itu sama.

وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا

Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.” (QS. An Nisâ [4]: 124)

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi laki-laki, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Baqarah [2]: 228)

Ibnu Katsir berkata, “Maksud ayat ini adalah bahwa wanita memiliki hak atas laki-laki, sebagaimana laki-laki atas mereka. Maka, hendaknya masing-masing dari keduanya menunaikan hak yang lainnya dengan cara yang makruf.” (Tafsîr al Qur`ân al Adzîm: 1/609)

Muhammad al Thâhir bin ‘Asyûr berkata, “Ayat ini adalah deklarasi dan sanjungan atas hak-hak wanita.” (al Tahrîr wa al Tanwîr: 2/399).

Keistimewaan Wanita

Wanita merupakan mahluk Allah yang paling istimewa, maka dari itu selain menjamin hak-hak untuk wanita islam juga menerapkan aturan-aturan utuk wanita agar wanita terhindar dari bahaya. Seperti mutiara yang indah dan harus dijaga maka aturan-aturan dalam islam dimaksudkan untuk melindungi, menjaga kehormatan wanita, menjamin atas hak-haknya, mejaga martabat serata harga dirinya. Salah satu aturan yang sudah sedikit Saya singgung di atas yaitu tentang adab berpakain seorang wanita muslim yang harus menjga auratnya. Syariat-syariat tersebut telah di tetapkan Allah swt untuk kebaikan wanita tersebut karena wanita adalah mahluk yang istimewa dan mulia.