Misteri Wudhu Yang Dapat Menghapus Dosa Dan Meninggikan Derajat Di Mata Allah SWT

Posted on

Wudhu adalah bersuci yang diwajibkan untuk menghi_ langkan Hadats kecil seperti buang air kecil, buang air besar, atau keluar angin. Tata cara berwudhu sebagaimana diketahui adalah membasuh wajah, kedua tangan, kepala, dan kedua kaki dengan menggunakan air. Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)

Dan Rasulullah Saw. bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ قَلَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّ اللَّه عَلَيْهِ ؤَسَلَّم: لا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Artinya : “Dari Abu Hurairah radialla ‘anhu berkata, Raslullah shalallahu ‘alaihi wa sala bersabda: “Allah tidak akan menerima sholat salah satu diantara kalian apabila ia dalam keadaan berhadats hingga kalian berwudhu”. (HR. Bukhari, No: 135, 6954)

Dianatara keutamaan berwudhu adalah dapat menghilangkan dosa-dosa. Rasulullah Saw. bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللهِ الصُّنَابَجِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. قَالَ: اِذَا اسْتَنْثَرَ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ اَنْفِهِ, فَاِذَا غَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ وَجِهِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ اَشْفَارِ عَيْنَيْهِ, فَاِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ يَدَيْهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ اَظَافِرِ يَدَيْهِ, فَاِذَا مَسَحَ بِرَأْسِهِ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ رَأْسِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ اُذُنَيْهِ, فَاِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ رِجْلَيْهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ اَظَافِرِ رِجْلَيْهِ, ثُمَّ كَانَ مَشْيُهُ اِلَى الْمَسْجِدِ وَصَلاَتُهُ نَافِلَةً ـ رواه مالك و النساء وابن ماجه والحاكم

Dari Abdullah as-Shunabaji ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: Jika seorang hamba berwudhu kemudian berkumur-kumur, keluarlah dosa-dosa dari mulutnya; jika membersihkan hidung, dosa-dosa akan keluar pula dari hidungnya, begitu juga ketika ia membasuh muka, dosa-dosa akan keluar dari mukanya sampai dari bawah pinggir kelopak matanya. Jika ia membasuh tangan, dosa-dosanya akan ikut keluar sampai dari bawah kukunya, demikian pula halnya, jika ia menyapu kepala, dosa-dosanya akan keluar dari kepala, bahkan dari kedua telinganya. Jika ia membasuh kedua kaki, keluarlah pula dosa-dosa tersebut dari dalamnya, sampai bawah kuku jari-jari kakinya. Kemudian perjalanannya ke masjid dan sholatnya menjadi pahala baginya.” (H.R. Malik, an-Nasai, Ibnu Majah, dan Hakim).

Rasulullah saw. pernah bertanya kepada para sahabatnya, “Maukah kalian aku beri tahu sesuatu yang dapat menghapuskan dosadosa dan meninggikan derajat di mata Allah?” Mereka menjawab, “Mau, wahai Rasulullah”. Laulu beliau bersabda:

إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

Artinya : “Menyempurnakan wudhu meskipun banyak kesulitan, memperbanyak langkah Illenuju masjid, dan menunggu shalat setelah shalat, maka itulah menahan nafsu (untuk melakukan perbuatan taat). “ (HR. Muslim dan Tirmidzi dari Abu Hurairah r.a.)

Dari paparan hadits diatas, bisa disimpulkan bahwa terdapat banyak sekali keutamaan berwudhu bagi umat islam, oleh karena itu marilah kita semua berlomba-lomba dalam mengerjakan kebaikan dengan diawali seluruh aktivitas dengan berwudhu dan mengucap basmallah karena Allah Swt.

Please follow and like us: