counter
Fiqih Hukum Islam

Mengenal Sistem Ekonomi Islam (Pengertian, Jenis, Sejarah dan Manfaatnya)

Sistem Ekonomi islam
Ditulis oleh Uswanti Ruqoyah

Hadisriwayat Ekonomi islam dapat diartikan sebagai sistem ekonomi islam merupakan suatu sistem ekonomi yang di dasarkan pada ajaran dan nilai-nilai Islam, bersumber dari Al-quran, As sunnah, Ijma, dan Qiyas (ketetapan ulama). Ekonomi islam merpakam perilaku ekonomi manusia yang perilakunya diatur berdasarkan  aturan agama islam dan di dasari dengan tauhid sebagaimana dirangkum dalam rukun imam dan rukun islam

Perbedaan Ekonomi Islam dengan Ekonomi Kapitalis dan Ekonomi Sosial

Pada perekonomian islam sistem yang di gunakan adalah sistem yang berlandaskan dari Al-quran dan Hadis, baik aktifitasnya maupun barangnya, dan cirinya  adalah larangan terhadap pengambilan riba, tidak adanya penguasa tertentu oleh individu.

Ekonomi Kapitalis

Sistem ekonomi kapitalis di kelnal sebagi sistem perusahaan bebas, di bawah sisitem ekonoi kapitalis seorang individu berhak menggunakan dan mengawal barang-barang ekonoi yang di peroleh. Dan sifat utama dalam ekonomi kapitalis yaitu menolak akidah-akidah, syariat islam, pengambilan riba, faktor-faktor ekonomi dikuasai oleh individu tertentu secara terus-menerus (pemodal-pemodak bank yang besar mempunyai kuasa yang lebih, dan memilik unsur memonopoli karena menjadikan setiap pemodal untuk menguasai segalanya dan menghapus semua persaingan dengannya.

Ekonomi Sosial

Ciri utama yang terapat paa ekonomi sosial adalah mengembalikan kekuasaan ekonomi dari pada golongan Borjuis (kapitalis) kepada golongan proliter (petani dan buruh), menyerahkan sumber alam dan sumber ekonomi kepada negara untuk di alihkan sama rata kepada rakyat, negara memilii kuasa sepenuhnya atas pekerjaan yang di hasilkan oleh rakyat

Sejarah Singkat Ekonomi Islam

  • Berawal ketika nabi Muhammmad saw berhijrah ke Madinah
  • Penataan ulang sistem ekonomi
  • Nabi mengumpulkan saudagar muslim utuk menelola pasar bagi kaum muslim di sinilah cikal bakal ekonomi islam

Dalil Praktek Ekonomi Islam

  • Hendaknya dilakukan dengan cara yang baik (Qs An-nisa:29)
  • Hendaknya teradministrasikan dengan tertib (Qs Al-baqaroh:282)
  • Mengutamakan faktor keahlian dalam mengelola ekonomi (HR: Bukhori)
  • Dilakukan secara terencana dan profesional
  • Dilakukan dengan penuh amanah (Qs: Al-mu’minun:8)
  • Dilakukan dengan penuh tanggung jawab (HR: Bukhori)
  • Dilakukan secara adil (Qs Al-maidah:8)

Hal-hal yang di Larang dalam Ekonomi Islam

  •  Tidak boleh menggunakan cara yang batil
  •  Tidak boleh melakukan kegiatan riba
  •  Tidak boleh dengan cara zalim
  •  Tidak boleh mempermainkan takaran timbangan, kualitas, dan keadaan suatu barang
  •  Tidak dengan cara berjudi
  •  Tidak melakukan transaksi jual beli barang haram

Tujuan Prinsip Praktik Ekonomi islam

  • Agar manusia dapat melakukan ekonomi secara islami
  • Agar manusia dapt endapatkan kesejahteraan di dunia dan di akhirat
  • Agar manusia dapat memberikan manfaat kepada manusia yang lain
  • Agar manusia dapat melakukan kegiatan ekonomi yang dapat menyelamatkan keyakinan agama, menyelamatkan jiwa, menyelamatkan akal, menyelamatkan keturunan, dan menyelamatkan akhirat
  • Hikmah dan Prinsip praktik Ekonomi dalam islam
  • Dapat mewujudkan kesejahteraan umat
  • Dapat menangkat ekonomi umat islam menjadi umat yangkuat
  • dapat mewujudkan pola hidup masyarakat yang rukun dan damai
  • terhindar dari praktek riba dan Gharar (ketidak jelasan)
  • Memperoleh pahala dan di ridhai Allah swt

Demikian pembahasan mengenai sistem ekonomi islam, pada dasarnya eonomi islam ini mempunyai ilmu yaitu manusia sosial namun religius, menangani masalah dengan prioritas pilihan alternatif kebutuhan di tuntut dengan nilai islam, dan sistem pertukaran di tuntut oleh etikal islam. Dan pada sistem ekonomi islam juga mengajarkan toleransi yang baik yaitu dengan cara tidak dirugikannya salah satu pihak ini berarti maka kerugian dan keuntungan ditanggung bersama-sama.

Tentang Penulis

Uswanti Ruqoyah

Tinggalkan komentar