Kirim Artikel Dakwah Bareng Yuk

Kewajiban Sholat Jumat Bagi Laki-laki

Kewajiban sholat jumat bagi laki-laki adalah wajib hukumnya, di dalam Al-quran Allah telah menerangkan wajibnya bagi seorang laki-laki muslim untuk melaksanakan sholat jumat, dalil itu terdapat pada Quran firman Allah Swt surat Al Jumu’ah ayat 9 dengan penjelasan sebagai berikut :

“Hai orang – orang yang beriman, apabila diserukan untuk menunaikan shalat jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.” (QS. Al-Jumu’ah : 9)

Syarat dan Ketentuan Pelaksanaan Sholat Jumat

Dalam pelaksanaan sholat jumat minimal jumlah jamaahnya mencapai 40 orang, biasanya dilakukan di masjid-masjid yang cukup besar untuk menampung jamaah. Rasululoh saw menjelaskan wajibnya sholat jumat dalam hadis berikut:

Jumatan adalah hak yang wajib atas setiap muslim dengan berjamaah, selain atas empat (golongan), yakni budah sahaya, wanita, anak kecil atau orang yang sakit.” (HR. Abu Daud)

”Shalat Jum’at itu adlh kewajiban bagi setiap muslim dg berjamaah kecuali atau tidak diwajibkan atas 4 orang yaitu budak, wanita, anak kecil dan orang yang sedang sakit.” (HR. ABu Daud).

Syarat Sholat Jumat Bagi Laki-laki

1.  Berakal

Berakal yang dimaksudkan adalah sehat secara jasmani dan rohani, maka orang yang sudah tidak waras (orang gila) tidaklah di wajibkan mendirika sholat jumat.

2. Sudah Baliq

Ketika laki-laki sudah mengalami fase mimpi basah maka hal tersebut menandakan bahwa ia sudah baliq dan sudah memenuhi kewajiban dalam mendirikan ibadah sholat jumat. Bagi anak-anak laki-laki yang belum mengalami fase mimpi basah  maka hukumnya tidak wajib bagi mereka, namu ada baiknya Anda mengenalkan  ibadah sholat jumat sejak dini.

3. Memeluk Agama Islam (Muslim)

Syarat yang paling utama adalah Anda adalah seorang muslim (memeluk agama islam).

4. Orang yang Merdeka

Hamba sahaya atau budak tidak diwajibkan melaksanakan sholat jumat. Karena mereka di kuasai oleh majikannnya dalam waktu, sehingga tidak leluasa dan tidak di pungkuri para hamba sahaya terkadang tidak di izinkan atau bahkan tidak memilii waktu karena mereka harus bekerja kepada majikannya.

5. Orang yang Sudah Tinggal Menetap (bukan Musafir)

Rasulullah masa dulu yang sedang melakukan perjalanan (safar) dan beliau tidak menjalankan ibadah sholat jumat dalam proses safarnya tersebut. Kemudia Rasulullah Saw juga tidak menjalankan ibadah shalat jumat melainkan menjama’ dua shalat wajib yakni dzuhur dan azar pada saat sedang melakukan ibadah haji wada’ di wilayah padang Arafah.

6. Orang yang Tidak  ada Halangan

Ketika seseorang hendak melaksanakan sholat jumat tetapi tiba-tiba ia terhalang oleh suatu urusan yang penting dan tidak dapat di tunda, maka kewajiban melaksanakan sholat jumat baginya akan gugur, dan ia hanya diwajibkan menjalankan sholat dzuhur.

Hendaklah orang-orang yang sering meninggalkan shalat Jumat segera menghentikan kebiasaan mereka itu, atau Allah akan mengunci mati hati mereka sehingga mereka termasuk golongan orang-orang yang lemah.” (HR Muslim).

7. Orang yang Dalam Keadaan Tidak Sehat (Sakit)

Ketika seorang muslim dalam keadaan sakit dan ia tidak sanggup melaksanakan ibadah sholat jumat karena penyakitnya maka tidak wajib hukumnya bagi ia untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat.

Bagi kaum laki-laki yang sudah memenuhi syarat di atas maka hukumnya wajib menjalankan ibadah sholat jumat dan apabila meninggalkannnya maka hukumnya haram

Barang siapa yang meninggalkan shalat jumat 3 (tiga) kali tanpa sebab maka Allah akan mengunci mata hatinya.” (H.R.Malik)

“Barang siapa yang tidak mengerjakan shalat jumat tiga kali karena meremehkannya maka Allah akan mengunci mata hatinya.” (H.R.At Tirmidzi)

Keistimewaan Hari Jumat

Hari jumat merupakan hari yang istimewa karena pada hari ini dahulu nabi Adam datang ke bumi dan nantinya pada hari jumat pula kiamat akan datang. Selain itu Rasululoh saw menganjurkan agar kita memperbanyak beramal, bersholawat, membaca al-quran, dan berdoa pada hari jumat.

Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku setiap jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaq).

Dalil Hadis Sholat Jumat Bagi Laki-laki

Tidaklah seorang laki-laki mandi pada hari jum’at, lalu bersuci dengan sebaik-baiknya . setelah itu memakai wangi-wangian dari rumahnya. Kemudian keluar (menuju masjid), tidak memisahkan antara dua orang, lalu shalat sunnah semampunya. Lantas diam ketika imam berkhutbah,melainkan diampuni dosanya antara jum’at itu dan jum’at lainnya.” [HR. Bukhari (II/883)]

“ Jika salah seorang di antara kalian telah melaksanakan shalat jum’at, maka hendaklah shalat empat raka’at sesudahnya.” [HR. Muslim (II/882)]

“ Sesungguhnya panjangnya shalat dan singkatnya khutbah seorang menunjukan kefaqihannya (kefahamannya). Maka panjangkanlah shalat dan persingkatlah khutbah. Sesungguhnya kata-kata yang indah ibarat sihir.” [HR. Muslim (II/869)].

Dalil-dalil diatas menerangkan bahwa pentingnya sholat jumat bagi laki-laki dan harus ditegakan bagi laki-laki yang sudah memenuhi syarat di atas

Datang lebih awal untuk melaksanakan sholat jumat bagi laki-lakitentunya juga menjadi utama agar mereka akan lebih dekat dengan Allah di rumah Allah (masjid)

Demikian mengenai pembahasan sholat jumat bagi kaum laki-laki, semoga Anda dapat menerapkannnya dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply