Bacaan Sholawat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam

Posted on

BACAAN SHOLAWAT NABI

Hadis Riwayat – Sholawat adalah suatu bentuk pujian kita sebagai umat Muslim kepada Rasulullah Muhammad SAW dan menjawab sholawat pun merupakan suatu kewaiban bagi setiap muslim. Bacaan sholawat Nabi sebaiknya dijadikan sebagai amalan sehari-hari agar kita mendapatkan suatu pertolongan kelak di akhirat. Bagi seorang muslim yang dalam hidupnya selalu membaca/melantunkan bacaan sholawat tentu akan mendapatkan pertolongan syafaat di akhirat kelak.

Ketika seorang muslim melantunkan membacakan Sholawat secara otomatis setiap hari maka  akan mengurangi beban dan menjadikan hidup lebih tentram setiap harinya, karena Sholawat dapat menentramkan dan membuka hari yang gelisah.

Pengertian Sholawat Secara Bahasa dan Istilah

Secara bahasa Sholawat adalah bentuk jamak dari kata Salla yang memiliki arti; doa, keberkahan, kemuliaan, kesejahteraan, dan ibadah. Jadi bisa disimpulkan bahwa Sholawat secara bahasa bisa diartikan sebagai do’a.

Sedangkan Shalawat menurut istilah adalah pujian kepada Nabi. Dalam surat Al-ahzab ayat 56 Firman Allah menyebutkan,

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. – Al-Ahzab: 56.

Kemudian dari ayat tersebut Ibnu Katsir menyebutkan dalam tafsirnya ketika manafsirkan ayat tersebut, bahwa Imam Bukhari meriwayatkan Abu Aliyah berkata:
Shalawat adalah:

  • Apabila Shalawat dari Allah.SWT kepada Nabi berarti memberikan rahmat dan kemuliaan (Rahmat Tadhim)
  • Apabila Shalawat dari Malaikat kepada Nabi berarti memohonkan ampunan
  • Apabila Sholawat dari golongan yang beriman (Jin dan Manusia) berarti berdoa supaya diberikan rahmat dan kemuliaan

Dalil Tentang Membaca Shalawat Nabi

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan dan jangan lah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, bersholawatlah kepadaku karena sesungguhnya ucapa sholawat kalian akan sampai kepadaku di manapun kalian berada.” – (H.R. Abu Daud No. 2044 dengan Sanad Hasan)

Hukum Membaca Sholawat Nabi

Berbicara hukum membaca Sholawat ada berbagai pendapat dari Ulama, ada yang Wajib Bil Ijmal, Wajib satu kali seumur hidup, ada juga yang berpendapat Sunnah. Pendapat yang paling mayshur adalah Sunnah Mu’akkad, akan tetapi membaca sholawat pada akhir Tasyahud Akhir dari Sholat adalah wajib, oleh karena itu sudah menjadi rukunnya sholat.

Macam-macam Bacaan Sholawat

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ

“Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad An Nabiyyil Ummiyyi.” (Ya Allah, berilah Shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi)”. Fadhlu Ash Sholah ‘Alan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam no. 60 Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadist ini shohih.

اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad Wa’Ala Ali Muhammad Kama Shollaita ‘Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid.” (Ya Allah, berilah Shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya, karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Fadhlu Ash Sholah ‘Alan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam no. 56 Syaikh Al Albani mengatakan bahwa Sanad hadist ini shohih.

“Allahumma Shollu Wa Sallim ‘Ala Nabiyyina Muhammad” (Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada nabi kamu Muhammad) dibaca sebanyak 10 kali, pada pagi hari maupun sore hari. “Barang siapa yang bersholawat untukku 10 kali pada pagi hari dan 10 kali pada sore hari, maka ia mendapat syafa’atku pada hari kiamat. (H.R. At-Thabrani)

Please follow and like us: