Sudahkah Shalat Membuatmu Menjadi Taat?

0 150

Kaidah Sholat Bagi Orang Muslim

Orang yang sholatnya benar dijamin langsung oleh Al-Qur’an akan dijadikan orang yang baik dalam kehidupan. Singkatnya orang sholat pasti jadi orang baik, sikap dan sifatnya baik. Dalilnya terdapat pada QS. Al-Ankabut: 45,

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Artinya: “...Sungguh sholat yang dikerjakan dengan benar itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan munkar...” (QS. Al-Ankabut: 45)

Tafsir ayat diatas mempunyai kata sifat ma’rifah yang diartikan mempunyai artian khusus, yaitu penunaian shalat harus dikerjakan sesuai aturannya. Sebenarnya kata yang menggunakan makna ibadah di Al-Qur’an itu menggunakan makna ma’rifah. Ada sebuah riwayat bahwa pada zaman Nabi ada seorang sahabat yang sedang mengerjakan sholat di masjid Nabawi, dan ketika sholat keluar dari aturan belum maksimal mengerjakannya, kata Nabi “Ulangi Sholatnya”. Apalagi kita yang hidup dizaman ini bahwa kita bukan sahabat Nabi, bukan tetangga nabi, jauh dari nabi sholatnya bukan dimasjid di masjid Nabi. Merasa aman dengan sholatnya maka itu mustahil. Nah, sekarang jika anda benar mengerjakan sholatnya maka sholat akan mencegah dirinya dari dua sumber keburukan.

Sholat akan mencegah dirimu terhadap perilaku buruk dan munkar

Sholat akan mencegah dirimu terhadap perilaku buruk dan munkar

Sholat Mencegah dari 2 Sumber Keburukan

Orang yang sikapnya dan sifatnya buruk hanya dua sumbernya yaitu,

  1. (فَحْشَا) keburukan yang bersumber dari syahwat seperti kata-kata jorok, pornografi, pornoaksi. Jadi sangat mustahil jika orang yang mengerjakan sholat lisannya masih berkata perkataan yang kotor. Namun masih terdapat juga hal yang aneh, ketika orang sholat tetapi lisannya masih berkata perkataan yang kotor sehingga bisa dipastikan pasti ada yang salah dengan sholatnya. Orang sholat pandangan masih belum bisa diatur, semuanya dilihat maka ada yang salah dengan sholatnya
  2. (مُنْكَرِ) keburukan yang diingkari oleh hati yang  bersumber dari nafsu perut dan akal seperti mencuri, korupsi, merampok, membunuh (tingkat kemungkaran paling tinggi yang balasannya neraka jahannam). Apalagi membunuh orang-orang yang beriman, maka jelas balasannya neraka jahannam. QS. An-Nisa: 93,

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

Artinya: “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An-Nisa: 93)

Siapa yang dengan sengaja merencanakan pembunuhan terhadap seorang beriman (satu saja nyawa orang beriman tumpah) maka tempatnya adalah neraka jahanam, Allah Murka terhadap orang itu, akan dilaknat olehh Allah dan sediakan siksa yang berlipat. Bahkan orang-orang semacam ini akan masuk neraka tanpa hisab, QS. Al-Kahf: 100-101,

الَّذِينَ كَانَتْ أَعْيُنُهُمْ فِي غِطَاءٍ عَنْ ذِكْرِي وَكَانُوا لَا يَسْتَطِيعُونَ سَمْعًا - وَعَرَضْنَا جَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ لِلْكَافِرِينَ عَرْضًا

Artinya: dan Kami nampakkan Jahannam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas, yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar.

Sholat yang benar

Sudahkah Sholatmu Sudah Benar?

Pada hari kiamat nanti Allah akan tampilkan neraka jahanam sejelas-jelasnya pada orang yang ingkar. Ada orang-orang yang sibuk memikirkan kitab/raportnya di yaumul hisab (ada yang ditangan kanan, tangan kiri dan punggungnya). Tiba-tiba ada yang bertanya-tanya dan memikirkan tentang kitabnya akan seperti apa dan dimana, maka Allah mengatakan kepadanya untuk tidak memikirkannya dan langsung menunjukan neraka jahanam sebagai tempatnya. Selanjutnya pada ayat 101 dikatakan bahwa bukan hanya orang kafir saja, melainkan ada orang-orang yang diberikan penglihatan namun tidak mau melihat-Nya, diberikan pendengaran tidak mau mendengar yang baik-baik, bahkan diantaranya ada orang yang munafik. Munafik disini mempunyai artian bahwa mereka mengetahui ayat-ayat Allah tapi di ingkari isinya dengan melakukan maksiat walaupun paham dengan isinya, maka orang seperti ini akan masuk neraka terlebih dahulu dibandingkan dengan orang kafir seperti yang telah Allah firmankan:

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ ۚ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا

Artinya: Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam.” (QS. An-Nisa: 140)

Category: Edukasi IslamiTags:
author
No Response

Leave a reply "Sudahkah Shalat Membuatmu Menjadi Taat?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.