Dalil Berwudhu Yang Mengatakan Memang Harus Dilaksanakan

DALIL TENTANG WUDHU DAN ARTINYA

Istilah wudhu sangat dikenal dikalangan masyarakat. Wudhu adalah menyucikan muka, kedua tangan, kepala dan kedua kaki dengan air. Wudhu merupakan suatu perbuatan yang disyariatkan secara tegas berdasarkan beberapa dalil, yaitu sebagai berikut. Dalil pertama, yang diambil dari kitab suci Al-Qur’an.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, dalam surat Al-Maidah ayat 6 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Yang artinya : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki….” (Al-Maidah [5]: 6)

Dalil kedua yang diambil dari Sunnah yang disampaikan oleh Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw bersabda :

لا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Yang artinya : Allah tidak menerima shalat yang dikerjakan salah seorang diantaramu bila ia berhadats, sehingga ia berwudhu terlebih dahulu (HR Bukhari dan Muslim, Abu Dawud, dan Tirmizi)

Dalil ketiga, yang diambil dari ijma’ yang mengatakan kaum muslimin sepakat bahwa wudhu memang telah disyariatkan agar dilaksanakan, semenjak zaman Rasulullah saw hingga sekarang ini. Tiada seorangpun menyangkal yang menyangkal bahwa ia merupakan salah satu ketentuan yang berasal dari agama.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply