Beramallah Dengan Ikhlas Agar Dicintai Allah SWT

Betapa banyaknya engkau belajar, namun tidak beramal. Tutuplah dewan ilmu, lalu sibukkan dirimu dengan menebar dewan amal yang disertai keikhlasan. Jika tidak, maka engkau lidak akan beruntung. Engkau hanya mempelajari ilmu, namun lancang terhadap Allah 'Azza wa Jalla dengan pcrbuatanmu. Engkau telah membuang pakaian malu dari kedua matamu, dan telah menganggap-Nya sebagai Zat yang paling rendah nilai pandangan-Nya kepadamu. Malulah kepada Allah, dan beramallah dengan hukum-Nya. Apabila engkau amal kan hukum-Nya secara lahir, maka amal itu akan mendekatkanmu kepada ilmu mengenai Allah. Ya Allah, bangunkan kami dari tidurnya orang-orang yang lalai. Amin.

Apabila engkau melakukan dosa-dosa, maka berbagai cobaan akan datang dan menimpamu. Namun, apabila engkau bertobat dan meminta ampun kepada Tuhanmu serta memohon pertolongan pada-Nya, maka dosa-dosa itu akan berguguran di sekelilingmu. Engkau pasti mengalami cobaan. Mintalah kepada Allah 'Azza wa Jalla agar engkau diberi kesabaran dan keridhaan, agar hubunganmu dengan-Nya selamat, sehingga lukanya hanya terjadi pada raga, bukan pada hati. Pada lahit, dan bukan pada batin. Pada harta bukan pada agama. Ketika itu, cobaan tersebut terasa nikmat, tidak membuatmu menderita.

Wahai orang yang alim, jangan mengotori ilmumu di Sisi para pencinta dunia. Jangan menjual sesuatu dengan yang hina. Yang mulia adalah ilmu, sedangkan yang hina itu adalah dunia yang ada di tangan mereka. Manusia tidak mampu memberikan padamu apa yang tidak dibagikan Allah untukmu. Tetapi bagianmu datang melalui tangan mereka. Apabila engkau bersabar, bagianmu itu akan datang melalui tangan mereka, dan engkau pun terhormat.

Zat Yang Memberi rezeki tidak butuh rezeki, Yang Memberi tidak butuh pemberian. Sibukkan dirimu dengan menaati Allah dan tinggalkan meminta kepada-Nya. Sebab, engkau tidak perlu memberitahukan kepentinganmu kepada-Nya. Dalam sebuah hadits qudsi Allah swt. berfirman, "Barangsiapa yang disibukkan dengan mengingat-Ku daripada meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberikan kepadanya yang lebih baik daripada yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta.”

Zikir lisan tanpa hati tidaklah ada kebaikan bagimu. Zikir adalah mengingat dengan hati dan batin, baru kemudian dengan lisan. Itulah zikir kepada Allah yang benar. Allah swt. berfirman,

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Artinya : "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku." (al-Baqarah: 152)

Ingatıah kepada Allah Ta’ala agar Dia mengingatmu. Ingatlah kepada-Nya agar dirimu bersih dari dosa-dosa, dan agar dirimu taat tanpa maksiat. Ketika itu, Dia akan mengingatmu di antara orang-orang yang diingat, sehingga engkau tersibukkan dengan-Nya dari makhluk-Nya, dan engkau disibukkan dengan mengingat-Nya dari meminta kepada-Nya. Seluruh tujuanmu hanya Dia, sehingga engkau pun lalai dari segala tujuan selainnya. Apabila Dia menjadi puncak tujuanmu, maka kunci-kunci kerajaan ada di tangan hatimu.

Siapa pun yang mencintai Allah 'Azza wa Jalla, ia tidak lagi mencintai selain-Nya. Kecintaan kepada selain-Nya akan hilang dari dalam hatinya. Apabila kecintaan kepada Allah itu menguasai hati seorang hamba, maka kecintaan kepada selain-Nya akan keluar dari dalam hatinya. Anggota-anggota badannya akan memberinya minum, sedang ia sibuk dengan-Nya lahir batin. Sehingga Allah pun menyiapkan dan mengeluarkannya dari kebiasaan serta keramaian. Apabila hal ini terjadi, ia pun dicintai oleh Allah.

Tidakkah engkau memiliki akal yang engkau pergunakan untuk melihat dan berpikir? Tidak pernahkah engkau menghadiri suatu jamuan dengan-Nya sama sekali? Bencana pasti akan datang dan malaikat maut akan mencabut nyawamu. la akan mendatangi hidupmu, lalu mencabutnya dari tempatnya dan memisahkan engkau dengan keluargamu dan orang-orang yang engkau cintai. Maka, berusahalah keras agar engkau tidak dicabut nyawamu dalam keadaan engkau tidak suka bertemu Allah ‘Azza wa Jalla. Serahkan milikmu kepada akhirat, dan nantikan kematian, maka engkau akan mendapati apa yang ada di sisi Allah ‘Azza wa Jalla itu lebih baik daripada apa yang engkau lihat di dunia.

"Ya Tuhan kamil berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka."

Category: Edukasi IslamiTags:
author
No Response

Leave a reply "Beramallah Dengan Ikhlas Agar Dicintai Allah SWT"